
Dogiyai – Peristiwa penembakan yang terjadi kemarin di wilayah Kabupaten Kabupaten Dogiyai menuai perhatian serius dari berbagai kalangan. Intelektual Dogiyai, Apner Semu, menilai kejadian tersebut patut dicermati secara kritis karena diduga berkaitan dengan dinamika politik wilayah yang lebih besar.Menurut Apner, insiden penembakan itu tidak bisa dilihat semata-mata sebagai peristiwa kriminal biasa. Ia menduga ada skenario pengalihan isu dari persoalan tapal batas di wilayah Kapiraya yang hingga kini belum menemukan titik terang.“Setiap kali isu tapal batas Kapiraya mulai menguat dan menjadi perhatian publik, selalu muncul kejadian besar yang menggeser fokus masyarakat. Ini yang harus kita baca secara jernih,” tegas Apner Semu.Ia menyebut bahwa persoalan Kapiraya bukan sekadar batas administratif, tetapi menyangkut hak ulayat, kewenangan pemerintahan, serta potensi sumber daya alam yang memiliki nilai strategis. Karena itu, konflik atau insiden bersenjata yang tiba-tiba muncul dikhawatirkan dimanfaatkan untuk meredam pembahasan substansi persoalan tersebut.Apner juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas peristiwa penembakan secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa stabilitas keamanan di Dogiyai sangat penting, namun tidak boleh dijadikan alat untuk menutup persoalan mendasar yang belum selesai.“Masyarakat jangan mudah terprovokasi. Kita harus tetap tenang, tetapi juga kritis melihat situasi. Jangan sampai darah masyarakat menjadi alat permainan kepentingan elit,” ujarnya.Ia mendesak pemerintah daerah dan pemerintah provinsi segera membuka ruang dialog terbuka terkait tapal batas Kapiraya agar tidak terus menjadi sumber ketegangan berkepanjangan di Kabupaten Dogiyai.
